Jalan Panjang Menuju ke Kematian pada Suku Toraja

Tradisi menyimpan mayat di Tana Toraja sesungguhnya berangkat dari ajaran Aluk Todolo yaitu jenazah baru boleh dikuburkan setelahmakam-1 diupacarakan. Dalam proses inilah terkait berbagai hal, mulai dari kewajiban adanya musyawarah keluarga untuk memutuskan kapan dan di mana jenazah akan dikuburkan hingga penyiapan hewan korban yang harus disiapkan sesuai dengan status sosial orang yang meninggal dunia tersebut. Secara adat-sesuai dengan ajaran Aluk Todolo, agama asli masyarakat Tana Toraja, selama upacara pemakamannya belum bisa diselenggarakan oleh pihak keluarga, maka selama itu pula ia harus diperlakukan sebagai orang yang masih hidup Pada upacara tingkatan rendah (tana’ karurung dan tana’ kua-kua), pelaksanaan cukup memotong seekor babi pada sore hari dan jenazah dikuburkan pada malam hari. Akan tetapi, pada upacara tingkat tinggi (tana’ bulan dan tana’ bassi) untuk kalangan bangsawan, pelaksanaannya sudah harus dengan pemotongan kerbau (tedong). Bisa dipahami bila tak semua mereka yang tergolong kalangan bangsawan mampu dengan serta-merta menggelar upacara kematian bagi anggota keluarganya yang meninggal dunia. Sebab, status sosial itu tidak dengan sendirinya berkorelasi langsung dengan keadaan ekonomi keluarga yang bersangkutan. Oleh karena itu, mereka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menggelar upacara yang-tentunya-membutuhkan biaya besar. Belum lagi kewajiban dalam aluk untuk mengumpulkan seluruh keluarga yang sudah merantau ke berbagai penjuru Tanah Air. Namun lamanya masa penyimpanan jenazah juga bisa disebabkan pihak keluarga belum sepakat dalam penguburannya. alasannya memang bermacam-macam, tapi biasanya itu semua berkaitan dengan pembagian harta warisan yang belum menemukan kata sepakat. Ternyata untuk menuju ke kematian (to mate) yang sesungguhnya pun, begitu panjang jalan yang harus ditempuh oleh orang-orang Tana Toraja.

~ oleh jokolelonokosti pada November 13, 2009.

2 Tanggapan to “Jalan Panjang Menuju ke Kematian pada Suku Toraja”

  1. Unik !!.., hanya kata itu kesan saya.
    Simak juga keunikan Bali di sini..
    http://www.ardika71.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: