LIBERALISME

Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utamasesat

Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas.

Pandangan-pandangan liberalisme dengan paham agama seringkali berbenturan karena liberalisme menghendaki penisbian dari semua tata nilai, bahkan dari agama sekalipun. meski dalam prakteknya berbeda-beda di setiap negara, tetapi secara umum liberalisme menganggap agama adalah pengekangan terhadap potensi akal manusia.

PASKA reformasi 1997, liberalisme adalah sebuah keniscayaan, menjadi tolok-ukur maju-mundurnya sebuah peradaban. Di sisi lain tema ini dihujat, dianggap tak lebih sebagai kendaraan untuk menghancurkan nilai-nilai abadi dan fundamental keagamaan. Di sini, liberalisme ditafsirkan sebagai “keadaan serba boleh,” “menghalalkan segala cara,” atau “menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah.” Karena itu, liberalisme adalah haram, harus ditolak.

Kedua pendekatan dalam membincangkan soal liberalisme ini, sama-sama bersifat a-historis. Kecuali menjadi ajang debat elitis, kedua pendekatan ini tidak menyediakan pengetahuan yang berarti bagi rakyat untuk membebaskan dirinya dari kungkungan hubungan produksi yang menindas.

Pada yang pertama, liberalisme ketika diterapkan di negara kapitalis pinggiran, seolah-olah mengandung nilai yang sama persis dengan ketika ia muncul dan berkembang di Eropa Barat.

Pada yang kedua, menyatakan liberalisme adalah haram sesungguhnya gagal melihat watak pembebasan dari paham ini. Penistaan membuta ini tak lebih untuk melindungi dan mengembangkan kepentingan-kepentingan ideologis yang otoritarian.

Perbandingan antara liberalisme di Eropa dengan liberalisme di Amerika Latin Vitale mengatakan:

Di Eropa, liberalisme menjadi senjata untuk melawan feodalisme, filsafat liberalisme menjadi doktrinnya kaum borjuasi industrial, dan liberalisme menjadi argumen untuk melindungi industri

Di Amerika Latin, liberalisme diadaptasi oleh para borjuasi lokal untuk melawan monarki Spanyol, menjadi doktrin ideologisnya para tuan tanah, pemilik pertambangan, dan pedagang, dan  liberalisme menjadi argumen untuk melegitimasi perdagangan bebas.

 

~ oleh jokolelonokosti pada November 11, 2009.

2 Tanggapan to “LIBERALISME”

  1. Nice.
    Tapi gimana pendapat anda sendiri melihat liberlisme?

    Kalau saya pribadi melihat lberalisme itu tidak ada benturan dengan agama.
    Yang jadi masalah sekarang jika kita melihat gambaran umum, agama lebh banyak jadi sebagai ritual saja. Sehingga ajaran hidup yang sesungguhnya diberikan agama seringkali gagal diletakkan kedalam praktek hidup.
    Walaupun begitu kita bisa melihat kok orang-orang yang taat kepada agama dan kepercayaannya, tetap mampu untuk sukses dalam kehidupan duniawinya.
    Tetapi Liberalisme harus diiringi dengan tanggung jawab besar sehingga tidak melenceng. Shingga dengan berat hati saya katakan mayoritas orang Indonesia belum mampu untuk diberi kebebasan berlebih yang ditawarkan Liberlisme.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: